Tradisi Unik Tahun Baru di Jepang

Tradisi Unik Tahun Baru di Jepang

New-Year-Fireworks-Japan-2014-WallpaperTradisi Unik Tahun Baru di Jepang

Banyak budaya yang menyambut tahun baru dengan sebuah acara makan untuk secara simbolis menyambut tahun yang akan datang. Ketika mereka duduk dengan hidangan tradisional tersedia, banyak tradisi yang menyematkan metafora-metafora tertentu dengan harapan-harapan untuk tahun mendatang. Misalnya saja Jepang.

Di hari terakhir sebuah tahun, orang-orang Jepang memiliki tradisi menyantap sup yang disebut zoni. Zoni dibuat dari ikan bonito dan kombo (rumput laut) yang kemudian dibumbui dengan jeruk nipis Jepang. Sup dimakan bersama dengan mochi, yaitu kue yang dibuat dari beras ketan yang ditumbuk dan dipanggang. Selain itu juga ada mie soba, seringkali bisa ditemui di kuil Buddha dimana panjang mie ini merupakan harapan untuk kehidupan yang panjang.

Osechi ryori, atau masakan tahun baru, juga merupakan makanan dengan makna simbolis dan harapan atas panen yang baik, kesehatan yang baik, kebahagiaan, kemakmuran dan sebagainya. Warna keberuntungan seperti merah, putih dan kuning, mendominasi skema warna makanan ini.  Secara tradisional, makanan ini dikemas dalam kotak khusus yang dipernis dan dihiasi dengan elemen-elemen dari musim mendatang seperti jarum pinus, bunga plum, dan daun bambu. Harga satu kotak osechi ryori dapat mencapai belasan ribu yen. Bahkan Takashiyama.co pernah menjual osechi ryori seharga 18 juta yen, karena osechi ryori tersebut dikemas dengan kotak yang terbuat dari 3,3 kilogram emas murni.




© 2020 Prestisa